Kepolisian Rusia menangkap tiga pria karena membunuh dan memotong-motong seorang pria berusia 25 tahun. Tak hanya itu, mereka juga memakan tubuhnya, dan daging maupun organ tubuh sisanya mereka jual ke kedai kebab lokal di kota Perm, Moskwa.

Kecurigaan berawal saat ditemukannya bagian-bagian tubuh manusia di dekat halte bus di pinggiran kota Pern. Polisi pun kemudian menyusuri jejak si pelaku, yang akhirnya mengarah ke tiga pria tunawisma. Mereka ternyata memiliki catatan kejahatan sebelumnya. Mereka ditangkap dengan tudukan melakukan pembunuhan menggunakan pisau dan palu.

"Setelah membunuh, korban kemudian dipotong-potong. Sebagian dimakan dan sisanya dijual ke kedai yang menjual kebab dan pie," ujar juru bicara kepolisian Perm, seperti dikutip Daily Mail, Senin (16/11).

Menurutnya, potongan tubuh yang tercecer ditemukan Jumat (13/11), yang disusul dengan pencarian pihak kepolisian. Sayangnya, pihak kepolisian tidak bisa memastikan apakah potongan tubuh tersebut telah dijual menjadi masakan kebab atau tidak.

"Tersangka menyebut korban yang dibunuh merupakan musuh mereka. Pembunuhan ini dilatarbelakangi dendam pribadi," lanjutnya tanpa merinci kapan pembunuhan tersebut terjadi.

Di Rusia sering mencuat kasus kanibalisne. Salah satunya kasus yang menimpa remaja berusia 16 tahun, Karina Barducyan. Ia dibunuh dan dimakan dua pria, Yuri Mozhnov dan Maxim Golovatskikh, bulan Januari silam.

Pelaku yang sama-sama berusia 19 tahun memikat korban ke sebuah apartemen. Mereka kemudian membunuh dan memotong-motong tubuh Karina, sebelum akhirnya dipanggang bersama irisan kentang. Kedua pelaku mengaku memakan Karina karena merasa lapar. Gila! (